Wisata Kota Rembang dan Pusat Khas Oleh-Oleh Batik

Posted on

Pesona Wisata Rembang | Tahun 2017 sudah terlewati beberapa hari kemarin dan memasuki tahun 2018, semua manusia yang bekerja mungkin perlu refleksi diri untuk peregangan otot dan pikiran setelah penat akan ratusan bahkan ribuan aktivitas kegiatan yang dikerjakan selama setahun yang lalu. Salah satu hal yang membuat kita fresh dan semangat untuk memulai aktivitas, maka diperlukan piknik. Piknik yang tidak perlu jauh kawan, saya mencoba menikmati pesona Wisata Kota Rembang yang berjarak kurang lebih 55 km dari rumah, maklumlah rumahnya dekat perbatasan Jawa Tinur dan Jawa Tengah dan orangtua saya asli dari kota batik lasem.

(RM Praukuno) Tempat Nongkrong Kawula Muda dengan Konsep Taman dan Candle Light

Kemana saya piknik? panas yang cukup menyengat, saya piknik dengan konsep alami dan mengenang hal-hal tempo jaman dulu, yaitu wisata kuliner di Rumah Makan Praukuno Rembang. Mengapa Praukuno? di Praukuno menyajikan menu khas pantura dan modern, dari olahan udang, gurami, rajungan, aneka kerang-kerangan yang yummy, disini saya juga baru pertama kali mencobanya. Hamparan taman hijau dengan desain rumah joglo Jawa Tengah membuat pengunjung rumah makan terbawa dalam suasana pedesaan jaman dahulu, mulai dari meja, kursi, perabot, hingga dinding ukir semua mengambil unsur budaya kayu kuno khas jateng. Pengunjung dalam bentuk rombongan juga bisa reservasi 3 jam sebelumnya. Nah bagi kawula muda yang ingin romantis dengan pasangannya, disini juga ada tempat untuk candle light, maupun joglo dengan ukuran meja berdua. Tunggu apalagi kawan, penasaran dengan yang disebut praukuno ini, selain itu kalian bisa foto selfi dengan ikon prau dari kayu.

Showroom Ningrat Batik Lasem

Setelah mengisi energi dengan makan siang di Praukuno, saya melanjutkan perjalanan dengan mampir ke showroom Batik Ningrat Lasem sembari mencari kain batik khas Lasem, maklum lah saya pengemar berat kostum batik. Semua pakaian saya kebanyakan semua bermotif batik khas, dari Jogja, Solo, Surabaya, Pekalongan, Tuban, Madura, dan kali ini melirik pesona kain Batik Lasem. Di tempat ini anda bisa melihat-lihat kain batik maupun baju jadi dari batik tulis khas lasem, bagi yang ingin melihat proses pembuatannya ada dibelakang showroom, saya kemarin mencoba melihat proses pembatikan, pemedelan dan pewarna, hingga penjemuran. Semua proses tersebut harus punya keahlian masing-masing, belum tentu yang memegang canting bisa melakukan aktivitas pewarnaan. Di lokasi ini kita juga bisa request motif yang ingin kita gunakan sehingga tidak sama dengan orang lain. Untuk harga yang dibanderol per potong kain batik, mulai Rp. 200.000 – Rp.2.000.000 ataupun bisa lebih dari itu. Mulai jenis kain dengan 2 warna termasuk murah dengan harga yang dilabelkan mulai Rp.200.000 – Rp.300.000, sedangkan untuk 3 warna harga yang dibanderol ditempat ini sekitar Rp.300.000 – Rp.700.000, nah yang 4 warna ini bisa mencapai lebih dari Rp.700.000 kawan, bagi pencinta batik harga segitu dan corak termasuk murah. Kalau saya ya kelas menengah saja lah yang 300Ribuan.

Proses Pembuatan Batik Tulis

Setelah kurang lebih satu setengah jam menawar dan memilih kain batik, saya melanjutkan perjalanan ke Masjid Jami’ Lasem untuk melaksanakan sholat ashar, yang lokasinya tidak jauh dari rumah kakek-nenek saya (atau rumah kelahiran ibu saya). Masjid lasem ini sangat luas, memiliki 4 bagian dan 2 lantai. Nah sampai sini dulu ya cerita saya mengawali tahun baru dan pekerjaan dengan me-refresh sejenak. Salam Blogger Tuban.

Lihat video amatir saya dibawah ini :



Arti Kosakata dalam bacaan

Canting = (dari bahasa Jawa, canthing, IPA:tʃanʈiŋ) adalah alat yang dipakai untuk memindahkan atau mengambil cairan yang khas digunakan untuk membuat batik tulis, kerajinan khas Indonesia. Canting tradisional untuk membatik adalah alat kecil yang terbuat dari tembaga dan bambu sebagai pegangannya.

Canting (Sumber Foto : Wikipedia)

Pemedelan dan Pewarna = malam maka proses pewarnaan pada batik tidak dapat masuk karena tertutup oleh malam (wax resist). Setelah diberi malam, batik dicelup dengan warna. Proses pewarnaan ini dapat dilakukan beberapa kali sesuai keinginan, berapa warna yang diinginkan.


Alamat RM Praukuno

Jalan Jendral Sudirman No.158 Kabongan Lor, Rembang Telp (0295) 6980770

Alamat Showroom Ningrat Batik Lasem

Owner Rifai/Kadarningsih, Jalan Jurusan Lontong Tuyuhan

Ds. Sumbergirang RT02 RW08 Lasem

PIN BB : 743131D7 – 5F0E7F64

Gravatar Image
Suka jalan-jalan, naik sepeda, bermain code-code asal tidak suka mengkode cinta. Hubungi email : andhika.na@gmail.com jika anda butuh website untuk personal maupun bisnis.

6 thoughts on “Wisata Kota Rembang dan Pusat Khas Oleh-Oleh Batik

  1. Tahun lalu mas, aku mampir di Lasem dan belanja batik. Senang juga sih bisa melihat pembuatan batik, mulai dari bikin pola hingga pewarnaan. Seingatku yang bagian mencuci biar malamnya luruh itu laki-laki. Kayaknya setiap daerah memiliki ciri khasnya masing-masing dalam motif maupun pewarnaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *