Alat tangkap ikan

Posted on

KLASIFIKASI JENIS ALAT TANGKAP IKAN DI INDONESIA (Part 2)
[4] JARING INSANG (GILL NET)
Definisi : alat tangkap ikan berupa lembaran jaring 4 persegi
panjajng,pada bagian atasnya dilengkapi tali ris dan pelampung sedang
kan bagian bawah di lengkapi tali ris dan pemberat terbuat dari
coplymers PVD,dioperasikan di lapisan permukaan,pertengahan,atau dasar
-HUKUM OPERASI-

1. Pasal 31 ayat 1 huruf 3, No. KEP.60/MEN/2001
2. Pasal 16 ayat 1 huruf e. no. KEP.10/MEN/2003
-DAERAH OPERASI-
Hampir digunakan di seluruh perairan indonesia
-HASIL TANGKAPAN-
Jenis ikan pelagis, untuk gill-net dasar hasilnya jenis ikan demersal
[5] TUNA LONG LINE (RAWAI TUNA)
Definisi : alat tangkap ikan yang di operasikan secara horizontal di
lapisan permukaan laut (50-400 meter),terdiri atas tali utama (main
line) yang pada jarak tertentu di gantungkan tali cabang (brench line)
yang ujung tali cabang di ikatkan pancing,tiap 5-15 tali cabang
dilengkapi pelampung
-DASAR HUKUM OPERASI-
1. Pasal 31 ayat 1 huruf a. Kep menteri DKP nomor kep.60/MEN/2001
2. Pasal 16 ayat 1 huruf a. Kep menteri DKP nomor KEP.10/MEN/2003
-DAERAH OPERASI-
Diizinkan beroperasi di wilayah ZEEI Samudera hindia,ZEEI laut
sulawesi,ZEEI samudera pasifik.
-HASIL TANGKAPAN-
Tuna setuhuk hitam,setuhuk putih,alu-alu,layaran,ikan pedang,lemadang dan cucut
[6] HUHATE (POLE AND LINE)
Definisi : jenis alat pancing penangkap ikan yang terdiri bambo
sebagai joran/tongkat dan tali sebagai tali pancing. Pada tali pancing
ini dikaitkan mata pancing yang tidak berkait. Penggunaan mata pancing
yang tidak berkait dimaksudkan agar ikan dapat mudah lepas
-DASAR HUKUM OPERASI-
1. Pasal 8 ayat 2 huruf a. Dan ayat 3 Peraturan pemerintah RI No.54
tahun 2002 tentang usaha perikanan
-DAERAH OPERASI-
ZEEI Laut sulawesi dan ZEEI samudera pasifik
-HASIL TANGKAPAN-
Ikan cakalang
[7] PANCING RAWAI DASAR
Definisi : mempunyai mata pancing yang banyak yang digantungkan pada
suatu tali yang panjang melalui tali penghubung yang disebut tali
cabang,agar mata pancing dapat berada disekitar dasar perairan secara
menetap maka dilengkapi pemberat dan pelampung pada posisi dan
kedalaman tertentu.tali cabang relatif pendek(5-10 m),dengan itu tali
pelampung dibuat relatif panjang
-DASAR HUKUM OPERASI-
1. Pasal 8 ayat 2 huruf b. Dan ayat 3 Peraturan Pemerintah RI no.54
tahun 2002 tentang usaha perikanan
-DAERAH OPERASI-
Pada semua wilayah perairan teritorial indonesia,dan wilayah
operasinya pada jalur I, II,dan III
-HASIL TANGKAPAN-
Ikan pelagis kecil dan sedang,serta ikan yang hidup di dasar.
(sumber: PPI BULU)

Gravatar Image
Suka jalan-jalan, naik sepeda, bermain code-code asal tidak suka mengkode cinta. Hubungi email : andhika.na@gmail.com jika anda butuh website untuk personal maupun bisnis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.