Alat tangkap ikan

Posted on

KLASIFIKASI JENIS ALAT TANGKAP IKAN DI INDONESIA
¤ pukat kantong (seine net) : pukat ikan,pukat udang (shrimp
trawler),dogol,pukat pantai,pukat cincin (purse seine),dll
¤ jaring insang (gill nets) : jaring insang hanyut,jaring insang
lingkar,jaring insang tetap,jaring klitik,trammel net.
¤ jaring angkat (lift net) : bagan perahu,bagan tancap,serok,dll.

¤ pancing (hook & lines) : rawai tuna(tuna long line),rawai
hanyut,rawai tetap,huhate (pole & line),pancing tonda,dll
¤ perangkap (traps) : sero,jermal,bubu,dll
¤ lain – lain alat : muroami,alat pengumpul kerang,alat pengumpul
laut,tombak,dll

[1] PUKAT IKAN (FISH NET)
Definisi : jenis penangkap ikan berbentuk kantong bersayap yang dalam
operasinya dilengkapi (2 buah) papan pembuka mulut (otter
board),tujuan utamanya untuk menangkap ikan perairan pertengahan (mid
water) dan ikan perairan dasar (demersal) yang dalam pengoperasiannya
ditarik melayang di atas dasar hanya oleh satu buah kapal bermotor
-DASAR HUKUM OPERASI-
1.PASAL 31 ayat (1) huruf d.Keputusan menteri kelautan dan perikanan
no.KEP.60/MEN/2001 Tentang penataan penggunaan kapal perikanan di ZEE
indonesia;
2. PASAL 16 ayat (1) huruf c. Keputusan menteri kelautan dan perikanan
no.KEP.10/MEN/2003 tentang perizinan usaha penangkapan ikan
-DAERAH OPERASI-
Pukat diizinkan beroperasi di wilayah ZEEI laut cina selatan,ZEEI laut
arafura,ZEEI Samudera hindia,dan ZEEI selat malaka.

[2] PUKAT UDANG
Definisi : jaring berbentuk kantong dengan sasaran tangkapannya udang.
Jaring dilengkapi sepasang papan pembuka mulut jaring dan Turtle
Exchuder Device/TED (alat pemisah/untuk meloloskan penyu),tujuan
utamanya untuk menangkap udang dan ikan dasar,dengan cara menyapu
dasar perairan dan hanya boleh ditarik oleh satu kapal
-DASAR HUKUM OPERASI-
1.PASAL 1 keppres RI no.85 tahun 1982 tentang pengunaan pukat
udang,dengan tidak mengurangi ketentuan keppres no.39 tahun 1980 dan
instruksi presiden no.11 tahun 1982,pukat udang dapat di gunakan di
perairan kep.kei,tanimbar,aru,papua,dan laut arafura dengan batas
koordinat 130′ BT ke timur,kecuali pantai masing-masing pulau yang
dibatasi oleh garis isobat 10 meter;
2. Pasal 31 ayat 1 huruf g. Keputusan menteri kelautan dan perikanan
no.KEP.60/MEN/2001 Tentang penataan penggunaan kapal perikanan di ZEEI
3. Pasal 16 ayat 1 huruf d. Keputusan menteri kelautan dan perikanan
no. KEP.10/MEN/2003 tentang perizinan usaha penangkapan ikan.
-JENIS IKAN HASIL TANGKAPAN-
udang putih(P.indicus,P.merguiensis),udang krosok(metapenolopsis Sp.)
udang bago(P.monodon) dan jenis ikan lain seperti pethek(Leugnatus
Sp.) kuniran (upeneaus Sp).
[3]PUKAT CINCIN (PURSE SEINE)
Definisi : jaring penangkap ikan berbentuk empat persegi
panjang/trapesium,dilengkapi dengan tali kolor yang dilewatkan melalui
cincin yang diikatkan pada bagian bawah jaring (tali ris
bawah),sehingga dengan menarik tali itu jaring dapat dikuncupkan
sehingga gerombolan ikan terkurung di dalam jaring.
-DASAR HUKUM OPERASI-
1.pasal 31 ayat 1 huruf b dan huruf c, kep.menteri kelautan dan
perikan KEP.60/MEN/2001
2. Pasal 16 ayat 1 huruf c, KepMen KEP.10/MEN/2003
-DAERAH OPERASI-
Perairan ZEEI Laut sulawesi,ZEEI samudera pasific,ZEEI samudera hindia
-HASIL TANGKAPAN-
pelagis kecil(kembung,selar,lemuru,dan ikan lainnya),pelagis besar
(cakalang,tuna dan jenis lainnya)

Gravatar Image
Suka jalan-jalan, naik sepeda, bermain code-code asal tidak suka mengkode cinta. Hubungi email : andhika.na@gmail.com jika anda butuh website untuk personal maupun bisnis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.