Artikel renungan : Berintropeksi Diri Pada tanggal 2 Mei

Posted on

Hari pendidikan nasional telah berlalu di benak kita, fenomena dalam menyambut tanggal 2 mei sungguh luar biasa. Bila kita melihat berita di media massa, televisi, dan tayangan live streaming banyak yang baik dan buruk. Ada demo ada macam macam dech, bagaimana kita menilai pendidikan sekarang? Karena kita sebagai pelajar.

Sempat tadi baca berita online di detik.com saya memklik “UGM di kepung polisi dan tentara”. Sungguh membuat kita terharu sekali dalam menyambut kedatangan Wakil presiden sekaligus alumnus UGM,Bp.Boediono , para mahasiswa ber demo, apa alasan mereka? Mereka memprotes kasus century dan mengaitkan dengan Beliau. Sungguh apa itu tugas kita seorang pelajar atau mahasiswa? Bukan kan?

Bagaimana harapan orang tua menyekolahkan anaknya ke perguruan tinggi? Apa untuk berdemo? Bukan kan? Untuk meningkatkan pendidikan anaknya. Pantaskah kita ikut campur dengan kasus yang belum kita tahu tentang menyangkut perekonomian bangsa kita, eqiulibrium apa itu ku juga tidak tahu bukan lulusan IPS.

Nah,seharusnya pelajar adalah belajar yang giat tunjukkan untuk bangsa bahwa diri kita terbaik, jangan berdemo, intropeksi dirilah. Apakah diri kita sudah baik di antara mereka. Sehingga orang tua kita tidak rugi menerjunkan ke perguruan tinggi.

Lihat dari segi biaya, sudah sangat banyak uang dari keringat orang tua kita untuk pendidikan anak, jangan lah kawan ikut, lihatlah dan coba renungi masalah yang terjadi, jangan terlena kebahagian dunia, seperti KKN dan sejenisnya. Kalau anda berpikir jernih tunjukan moral kita bahwa kita bersih. Jangan membuat hal yang sia-sia. Biar yang pengalaman menyelesaikan.

Dunia pendidikan sungguh memprihatinkan, ujian nasional contohnya budaya corat-coret, nge-trek di jalan raya, apa tidak ada cara lain buat meluapkan kegembiraan setelah lulus ujian.

Dalam keadaan moment hardiknas mari kita bermawas diri.

Sama-sama kita seorang pelajar, intropeksi kan mutu pendidikan, dan bagaimana kita menjadi pelajar yang teladan dan terbaik.

Selamatkan lah pendidikan kita, moral pendidikan, maupun budi pekerti seorang pelajar. Demi bangsa dan negara. Jangan lupa cita-cita masa kecil kita “berguna bagi nusa bangsa dan negara”. Semoga wacana ini bermanfaat untuk anda dan khususnya pelajar/mahasiswa.

Gravatar Image
Suka jalan-jalan, naik sepeda, bermain code-code asal tidak suka mengkode cinta. Hubungi email : andhika.na@gmail.com jika anda butuh website untuk personal maupun bisnis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.