basmalah

Posted on

Bismillahirrohmanirrohim

Sejak dahulu kala umat manusia berbeda-beda dalam menilai masalah makanan dan minuman mereka,ada yang boleh dan ada juga yang tidak boleh.Lebih-lebih dalam masalah makanan yang berupa binatang.Adapun masalah makanan dan minuman yang berupa tumbuh-tumbuhan,tidak banyak dipersilisihkan.

Dan islam sendiri tidak mengharamkan hal tersebut,kecuali setelah menjadi arak,baik yang terbuat dari Anggur,korma,gandum,ataupun bahan-bahan lainnya,selama benda-benda tersebut sudah mencapai kadar memabukkan.

Begitu juga islam mengharamkan semua benda yang dapat menghilangkan kesadaran dan melemahkan urat serta yang membahayakan tubuh.

Adapun soal makanan berupa binatang inilah yang terus di persilisihkan dengan hebat oleh agama-agama dan golongan.

Kita juga tahu dari hasil pengamatan kita terhadap alam ini,bahwa di ciptanya binatang-binatang itu tidak mempunyai suatu tujuan.Sebab binatang tidak mempunyai akal dan kehendak.

Bahkan secara nalurinya binatang-binatang itu dicipta guna memenuhi(khidmat) kebutuhan manusia.Oleh karena itu tidak aneh kalau manusia dapat memanfaatkan dagingnya dengan cara menyembelih,sebagaimana halnya dia juga dapat memanfaatkan tenaganya dengan cara yang lazim.

Kita pun mengetahui dari sunnatullah (ketentuan Allah) terhadap makhluknya ini,yaitu: golongan rendah biasa berkorban untuk golongan atas.Misalnya daun-daunan yang masih hijau boleh dipotong/dipetik buat makanan binatang,dan binatang di sembelih untuk makanan manusia dan,bahkan,seseorang berperang dan terbunuh untuk kepentingan orang banyak.Begitulah seterusnya.

Dan oleh al’quran disebutkan sebagian binatang yang diharamkan buat orang-orang yahudi itu serta alasan diharamkannya,bahwa diharamkannya binatang tersebut adalah sebagai hukuman berhubung kezaliman dan kesalahan yang mereka lakukan.Firman Allah dalam surat Al-An’am ayat 146 yang artinya:
Dan kepada orang-orang yahudi,kami haramkan segala binatang yang berlaku 1)* dan dari sapi dan domba,kami haramkan atas mereka lemak dari kedua binatang itu,selain lemak yang melekat di pungg keduanya atau yang di perut besar dan usus atau yang bercampur dengan tulang.Demikianlah kami hukum mereka disebabkan kedurhakaan mereka,dan sesungguhnya kami adalah maha besar.
Ket:
1)* yang dimaksud dengan binatang berkuku di sini ialah binatang-binatang yang jari-jarinya tidak terpisah antara satu dengan yang lain,seperti:unta,itik,angsa dan lain-lain.sebahagian ahli tafsir mengartikan dengan hewan yang berkuku satu seperti kuda,keledai dan lain-lain.

Tetapi suatu kenyataan,bahwa mereka telah mengubah hukum Taurat itu,apa yang diharamkan dalam taurat telah dihapus oleh orang-orang nasrani –tanpa dihapus oleh injilnya– mereka mau mengikuti paulus yang di pandang suci itu dalam masalah halalnya semua makanan dan minuman,kecuali yang memang disembelih untuk berhala kalau dengan tegas itu dikatakan kepada orang kristen:”Bahwa binatang tersebut disembelih untuk berhala”.

Paulus memberikan alasan,bahwa semua yang suci halal untuk orang yang suci,dan semua yang masuk dalam mulut tidak dapat menajiskan mulut,yang dapat menajiskan mulut ialah apa yang keluar dari mulut.

Mereka juga telah menghalalkan babi,sekalipun dengan tegas babi itu diharamkan oleh taurat sampai hari ini.

Gravatar Image
Suka jalan-jalan, naik sepeda, bermain code-code asal tidak suka mengkode cinta. Hubungi email : andhika.na@gmail.com jika anda butuh website untuk personal maupun bisnis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.