Belajar Dari Perilaku Semut

Posted on
Sumber Gambar : nbfizdkkpi.blogspot.com
Rasa kerukunanan, maupun kegotong-royongan kian pudar, pada pikiran masyarakat kita. Mereka lebih suka mementingkan kepentingan individu. Semua kepentingan di harapkan pamrih, fenomena ini membuat rasa kekeluargaan kian tenggelam, dulu membuat rumah juga tanpa biaya tukang, sanak famili atau pun tetangga ikut membantu, kerja bakti pada sekarang mengharapkan imbalan yang untuk meluangkan kesibukan. Masyarakat kita jika mau mengambil dari kehidupan semut pasti kan menggelengkan kepala.

Mengapa kok semut? Saya sendiri juga dulu, berpikir betul ketika mendapat pesan singkat(sms) dari sahabat.. Yang bunyinya “sesibuk apa pun semut dalam perjalanan, selalu menyempatkan tukar sapa dengan sesama. Maka sesibuk apapun kegiatanku ,akan ku sapa kawanku”. Betul kan coba renungi?
Maka dari ilmu semut, diatas bisa di ambil poin renungannya, yang bisa di jabarkan dengan realita manusia, sebagai berikut :
1. Bergotong-royong sesama.
2. Tidak lupa kawan jika mendapat rejeki.
3. Meluangkan waktu untuk tukar sapa / silahturahmi dengan sesama.
Dari poin 3 itu jika dikaitkan dengan hubungan kemasyarakatan menjadikan hal penuh kesejahteraan dan kebahagian lahir batin.
Oke, dari poin 1 ku akan jelaskan yaitu gotong-royong. Masyarakat yang kian meninggalkan budaya kebersamaan dalam melakukan kegiatan baik di desa maupun kota hampir tak begitu ada, rasa kepedulian gotong royong baik lingkungan maupun keamanan.
Yang kedua, selalu membagi rejeki. Manusia ditakdir selalu ber-sosial , ingat pada yang lain memberikan sedekah kepada yang lain, jika kita mendapat sesuatu rejeki. Semut kan tak lupa semut lain jika dia mendapat makanan atau gula.
Ketiga, saling sapa dengan sesama. Semut selalu bertemu atau menemukan “kakinya” dengan kawan jika dijalan ketemu menyapa. Manusia sebetulnya harus bisa mencontoh perilaku semut ini sehingga rasa persaudaraan tetap terjalin.
Dari penjelasan diatas bisa di simpulkan, jangan kita sepele-kan hal yang sepele dalam fenomena alam kita. Semua itu jika kita cermati banyak hikmah yang berhubungan dengan masyarakat. Karena semut hewan yang kecil tapi mempunyai perilaku sepele yang bisa menjadi ilmu besar pada diri kita. Sekian semoga bermanfaat! (artikel renungan/fie)
Gravatar Image
Suka jalan-jalan, naik sepeda, bermain code-code asal tidak suka mengkode cinta. Hubungi email : andhika.na@gmail.com jika anda butuh website untuk personal maupun bisnis.

3 thoughts on “Belajar Dari Perilaku Semut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.