Puisi : rasa yang terpendam

Posted on

RASA YANG TERPENDAM

Saat kau hadir bersamamu..
Dirimu bagai bulan purnama
seperti berkas-berkas cahaya lilin
yang menerangi sisi gelap diriku

cahayamu sungguh berarti dalam hidupku
ucapanmu sungguh putih,bagai salju
senyummu terbayang selalu dalam diriku
sehingga ku terpaku…
Termenung tak bersuara…

Hanya pasrah memendam rasa
yang kian lama semakin terkikis
oleh waktu…

(di ambil dari kisah nyata antara persahabatan yang lama kelamaan menjadikan jatuh cinta (2605))

Gravatar Image
Suka jalan-jalan, naik sepeda, bermain code-code asal tidak suka mengkode cinta. Hubungi email : andhika.na@gmail.com jika anda butuh website untuk personal maupun bisnis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.