Triana buka Seminar Internet di UNAIR

Posted on
Triana Mulyatsa, Executive General Manager Telkom Jatim membuka seminar bertajuk `Menjadi Pintar, Gaul dan Kaya dari Internet` di fakultas Ekonomi Universitas Airlangga Surabaya (8/10). Seminar yang disponsori oleh Telkom Speedy ini mendatangkan nara sumber Hypnowriter dan motivator Rony Satrio Wahono ini diikuti oleh kalangan akademisi, para guru, mahasiswa dan mayoritas pelajar yang aware terhadap IT.
Dalam sambutannya, Triana menyarankan kepada peserta agar menggunakan Speedy untuk ber-internet. “Apalagi saat ini Surabaya punya acara besar menggelar Surabaya Hot Sale, dimana harga-harga komputer dan laptop, notebook melakukan diskon. Jadi punya laptop ini bukan untuk gagah-gagahan, tapi seperti sebuah buku yang sangat pandai dan yang isinya bisa kita tulis dan rekam sendiri.” papar Triana.

Kalau adik-adik mulai mempunyai internet, kata Triana, di situ tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk orang lain. “Lewat internet itulah juga akan menghasilkan usaha. Misalnya untuk kepertingan pribadi. Jika mau rekreasi tapi nggak punya duit, maka internet ini salah satunya juga sebagai rekreasi. Jika ada yang punya hoby olah raga dan ingin memaksimalkannya itu pun bisa belajar melalui internet.” tukas Triana. “Kalau nanti lulus sekolah, mungkin bekerja juga untuk meningkatkan kepandaian juga bisa lewat internet.” tambahnya.
Triana menambahkan, untuk foto pun saat ini bisa melakukannya sendiri melalui handphone, laptop yang ada kameranya atau foto lewat bluetooth, Wifi dan media teknologi lainnya. “Dan sekarang yang namanya kamera, komputer, HP, Teve, radio itu sudah menjadi satu yang disebut dengan convergen. Termasuk beli film pun tidak harus beli VCD player atau datang ke gedung bioskop, tapi juga bisa lewat internet atau handphone.” imbuh Triana.
Menurut Triana, internet pun juga dapat meminimalisasi jumlah gedung sekolah. “Jumlah kelas katakanlah hanya 10 kelas tetapi muridnya memerlukan 20 kelas maka tak harus membangun 10 kelas lagi. Karena sesungguhnya semua orang bisa belajar di manapun melalui internet. Jadi internet dapat mengatasi kekurangan jumlah kelas.” tegas Triana.
“Selanjutnya, kalau kota besar biasanya kualitas pelajarannya lebih bagus ketimbang kota kecil dan bagaimana caranya agar pelajar yang terletak di terpencil mendapat pelajaran yang sama seperti di kota besar tidak lain juga melalui sarana internet.” tegas Triana kembali. Nah jadi adik-adik, sambungnya, mumpung masih kelas SMP dan SMA ini merupakan kesempatan. Masa depan itu sangat cerah dan luar biasa, tukasnya memotivasi.
“Jika adik-adik mulai sekarang sudah berpikir luar biasa, maka pilih mana, jalan-jalan tanpa menghasilkan sesuatu atau sama jalan-jalan tapi bawa laptop. Karena hampir semua taman di Area public Jawa Timur ini sudah ada Hotspot-nya.” urainya.
 “Kemarin saya ketemu komunitas sepeda motor anak-anak muda. Mereka yang tadinya suka kebut-kebutan akhirnya berantem, ternyata setelah tahu asyiknya berinternet, mereka modifikasi sepeda motornya ditaroh di internet. Akhirnya temannya beli knalpot motor, stang bahkan sepeda motornya.” sambungnya.
Masih kata Triana, anak-anak yang kebut-kebutan tadi suka nongkrong di depan internet akhirnya menghasilkan uang. Triana juga tidak lupa menyinggung komunitas band indie yang berjumlah 450 kelompok band di Jawa Timur. “Lagu-lagu mereka dimasukkan di internet, ditempelkan di Speedytrek. Seandainya lagu-lagu ini bisa di-download menjadi Ring Back Tone (RBT), maka bisa terkenal dan jadi juataan duit. Karena kalau beli CD harganya cukup mahal 65 ribu dan 10 ribu untuk bajakan. Katakanlah 65 ribu tiba-tiba dibajak, nah kalau sudah dibajak bisa membuat bandnya tidak akan laku.” paparnya panjang.
“Dengan RBT, sebulan taripnya 5000 – 7000 rupiah, bayangkan kalau yang akses 500 orang maka berapa duit yang didapatkan. Jadi akhirnya, band-band itu hematnya lebih baik menciptakan satu lagu yang populer untuk RBT. Ini peluang yang juga bisa didapatkan dari manfaat internet.” imbuhnya ulang. “Termasuk kesempatan memasang tulisan-tulisan bermutu dan foto-foto yang bagus hasil dari pilihan dan seleksi lomba foto.Yang mula-mula fee untuk yang men-download lalu membayarnya.” lanjutnya.
Menyoal tarip internet, Triana meyakinkan kepada seluruh yang hadir, bahwa Telkom semakin hari member

ikan tarip murah. “Internet yang unlimited tarifnya hanya 195 ribu tetapi mempunyai kecepatan 384 Kbps. Mulai bulan Agustus Telkom sudah jual Speedy prepaid, pra bayar untuk bisa dipakai di HotSpot. Telkom memiliki 700 lokasi Hotspot dan bisa ditanyakan di kawan-kawan Speedy. Di Sekolah Telkom juga andil mendirikan Anjungan Internet Telkom dengan memakai prepaid. Untuk program di Sekolah-sekolah Telkom pun telah men-support internet dengan membangun Laboratorium Internet.” tandas Triana.***(OKIN)/artikel renungan/

SUMBER : WWW.TELKOMJATIM.COM
Gravatar Image
Suka jalan-jalan, naik sepeda, bermain code-code asal tidak suka mengkode cinta. Hubungi email : andhika.na@gmail.com jika anda butuh website untuk personal maupun bisnis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.